PENERAPAN AUDIT OPERASIONAL UNTUK MENILAI EFESIENSI, EFEKTIVITAS, DAN EKONOMIS KEGIATAN SIMPAN PINJAM PEREMPUAN (SPP) (Studi Kasus pada UPK DAPM Kecamatan Cigudeg).
DOI:
https://doi.org/10.31938/jp.v1i1.673Keywords:
Audit Operasional, Efisiensi, Efektivitas, Ekonomis, Efisiensi, Efektivitas, Ekonomis, Simpan Pinjam Prempuan (SPPAbstract
Penelitian dilaksanakan di Kantor Unit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK DAPM) Kecamatan Cigudeg pada bulan April sampai Agustus 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan audit operasional pada kegiatan Simpana Pinjam Perempuan (SPP) dan untuk mengukur efisiensi, efektivitas dan keekonomisan kegiatan SPP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Fokus dalam penelitian adalah struktur organisasi lembaga, kegiatan SPP, kriteria efisiensi, efektivitas, dan ekonomisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan kegiatan SPP di Kecamatan Cigudeg yang dilaksanakan oleh badan pengawas (BP) UPK adalah ekonomis, efisien akan tetapi cukup efektif. Penerapan Audit operasional berkontribusi terhadap efisien, efektif dan keekonomisan simpan pinjam perempua (SPP) setelah diadakan audit dengan terlihat dari pengukuran efiseinsinya dengan kriteria penilaian efisien dengan menekankan pada efisiensi biaya termasuk pemanfaatan peralatan atau inventaris, Pengukuran efektivitasnya dengan penilaian kriteria pada tahun 2013 kurang efektif dengan angka 82,53%. Pencapaian cukup efektif pada tahun 2014 dengan angka 90,69% dan kembali dengan penilaian kriteria yang kurang efektif dengan angka 82,22% pada tahun 2015. Hasil menunjukkan bahwa para pemanfaat kurang disiplin dalam membayar yang disebabkan mengalami kesulitan dalam membayar angsuran pinjaman sehingga pencapaian terget dalam pendapatan pinjaman tidak tercapai 100%.

