KEANEKARAGAMAN SATWA LIAR PADA TEGAKAN JATI UNGGUL NUSANTARA (JUN) UMUR 5 TAHUN DI KEBUN PERCOBAAN UNIVERSITAS NUSA BANGSA, BOGOR

KEANEKARAGAMAN SATWA LIAR PADA TEGAKAN JATI UNGGUL NUSANTARA (JUN) UMUR 5 TAHUN DI KEBUN PERCOBAAN UNIVERSITAS NUSA BANGSA, BOGOR

Authors

  • Taofik Herdian Nugraha Fakultas Kehutanan UNB Bogor Jl. K. H. Soleh Iskandar Km. 4, Cimanggu, Tanah Sareal – Bogor 16166
  • Tun Susdiyanti Fakultas Kehutanan UNB Bogor Jl. K. H. Soleh Iskandar Km. 4, Cimanggu, Tanah Sareal – Bogor 16166
  • Luluk Setyaningsih Fakultas Kehutanan UNB Bogor Jl. K. H. Soleh Iskandar Km. 4, Cimanggu, Tanah Sareal – Bogor 16166

DOI:

https://doi.org/10.31938/jsn.v2i2.44

Abstract

Diversity of Wildlife in Stands of Nusantara Superior Teak (JUN) Age 5 Years Old in Nusa Bangsa University Experimental Garden, Bogor

        Habitat is a place or environment where wildlife get a source of food, water and shelter in order to meet the needs of their lives including support for the breed. Its presence in of activity of human life can be an indicator of naturalness of an area. This study aimed to identify the species of wildlife and to determined population density, abundance and diversity of wildlife found at the Experimental garden of University of Nusa Bangsa. This study had been done in 2009. The research method was a combination methods abundance point method and strip transect. This method could be done for mamalia, aves and reptiles observation and was intended to obtain data of wildlife with having higher contact chance. Pathways methods for mammals observations and point method for observation of reptiles and aves. Results of previous studies identified had a total of 19 wildlife species from three classes (reptiles, aves and mammals). Wildlife populations identified in the Experiment were 891 individuals and the abundence of 89.1 individu/Ha. Wildlife Species Diversity at the Experiment classified as moderate with a score index value of 2.361. The wildlife was most commonly found were Cattle Swallow, Home Kapinis and Rice Cici. While in  the 2011 study identified as many as 16 wild animals of the three classes of animals (reptiles, aves and mammals), among others Gardens Lizard,  Koros Snake, Ropes Picis Snake, Mandy Gray Birds, Quail, Cattle Swallow, Kapinis, turtledoves, Perenjak, Kutilang, Bananas Cinenen, Rice Cici, Sparrow, Sparrow/Scaly, grate and Bats. Wildlife populations identified in the Experiment were 137 idividu and the abundance of 13.7 individu/Ha2. Wildlife Species Diversity at the Experiment classified as moderate with a index score of 2.35. The wildlife was most commonly found Cattle Swallow, Kutilang, garden lizards and turtledoves.

Keywords : Biodiversity, wildlife, habitat, experimental gardens UNB

 

ABSTRAK

          Habitat adalah suatu tempat atau lingkungan dimana satwaliar mendapatkan sumber  makanan, air dan perlindungan (shelter) guna memenuhi kebutuhan untuk menunjang kehidupan mereka termasuk diantaranya untuk beranak pinak atau berkembang biak. Keberadaannya ditengah – tengah aktifitas dan kehidupan manusia dapat menjadi indicator akan kealamian suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis satwa liar dan untuk mengetahui kepadatan populasi, kelimpahan serta keanekaragaman jenis satwaliar yang terdapat di Kebun Percobaan UNB. Penelitian ini merupakan penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2009. Metode penelitian dengan metode gabungan antara metode kelimpahan titik (point of abundance) dan transek jalur. Dengan metode ini dapat dilakukan untuk pengamatan mamalia.aves dan reptile sekaligus serta dimaksudkan untuk memperoleh data tentang satwaliar dengan peluang kontak yang lebih tinggi. Metode jalur untuk pengamatan mamalia sedangkan metode titik untuk pengamatan reptil dan aves. Hasil penelitian sebelumnya teridentifikasi sebanyak 19 satwa liar dari tiga kelas satwa (reptile, aves dan mamalia). Populasi satwa liar yang teridentifikasi di Kebun Percobaan UNB sebesar 891 individu dan jumlah kelimpahannya sebesar 89,1 individu/Ha2. Keanekaragaman Jenis Satwa Liar di Kebun Percobaan UNB tergolong sedang dengan nilai indeks sebesar 2,361. Satwa liar yang paling banyak ditemukan adalah Walet Sapi, Kapinis Rumah dan Cici Padi. Sedangkan pada penelitian 2011 teridentifikasi sebanyak 16 satwa liar dari tiga kelas satwa (reptile, aves dan mamalia) antara lain Kadal Kebun, Ular Koros, Ular Tali Picis, Burung Wiwik Kelabu, Burung Puyuh, Walet Sapi, Kapinis, Tekukur,Perenjak, Kutilang, Cinenen Pisang, Cici Padi, Burung Gereja, Burung Pipit/Bondol, Garangan, dan Kalong. Populasi satwa liar yang teridentifikasi di Kebun Percobaan UNB sebesar 137 individu dan jumlah kelimpahannya sebesar 13,7 individu/Ha2. Keanekaragaman Jenis Satwa Liar di Kebun Percobaan UNB tergolong sedang dengan nilai indeks sebesar 2,35. Satwa liar yang paling banyak ditemukan adalah Walet Sapi, Kutilang, kadal kebun dan Tekukur.

Kata Kunci  : Keanekaragaman, satwaliar, habitat, kebun percobaan UNB

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alikodra, H. S., 1989. Pengelolaan Satwa liar. Volume I. PAU Ilmu Hayat IPB. Tidak Diterbitkan. Bogor.

___________., 1990. Pengelolaan Satwaliar. Volume II. PAU Ilmu Hayat IPB. Tidak Diterbitkan. Bogor.

Corbet, G. B and J. E. Hill., 1992, The Mammals of the Indomalayan Region : a systematic review. Nat. Hist. Mus. Publ. and Oxford Univ. Press.

Cranbrook, Earl of., 1987, Riches of the Wild : land mammals of South-east Asia. Oxford Univ. Press, Singapore

The World Conservation Monitoring Center., 1992. A report compiled by Global Biodiversity Status of The Earth Living Resources. Chapman & Hall. UK.

David, P & G. Vogel., 1997. The Snakes of Sumatra. An annotated checklist and key with natural history notes.Edition Chimaira.Frankfurt.

Dima, Dorkas Soli., 1999. Studi Keanekaragaman Jenis Satwa liar pada Areal Bekas Kebakaran Taman Nasional Way Kambas Provinsi Lampung. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan. Institut Pertanian Bogor. Skripsi

Hayssen, V., A. Van Tienhoven, A. Van Tienhoven, S. Asdell., 1993. Asdell's Patterns of Mammalian Reproduction: A Compendium of Species-specific Data. Ithaca : Cornell University Press

Kurnia, Insan, 2003. Studi Keanekaragaman Jenis Burung untuk Pengembangan Wisata Bird Watching di Kampus IPB Dramagai Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan.Institut Pertanian Bogor. Bogor. Skripsi

Mackinnon. J., 1993. Panduan Lapangan Pengenalan Burung – burung di Jawa & Bali. Sukianto, L dan Yeni A. M. (penerjemah). Gadjah Mada University Press. Bulaksumur. Yogyakarta.

MacKinnon, J., K. Phillipps dan B. van Balen. 2000. Burung – burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. LIPI dan BirdLife IP. Bogor.

Mahfudz dkk.,1994. Sekilas Jati. Puslitbang Biotek dan Pemuliaan Tanaman Hutan. Yogyakarta.

Mattison, C., 1999. Snake. New York, NY: DK publishing, Inc.

Moen, A. N., 1973. Wildlife Ecology. Wh Freeman and Company. San Francisco.

Murphy, J., R. Henderson., 1997. Tales of Giant Snakes. Malabar, Fl : Krieger publishing company.

Nowak, R., E. Walker, D. Mac. Donald, R. Kays., 2005. Walker's Carnivores of the World. New York : JHU Press.

Odum, E. P., 1971. Fundamental of Ecology (Thrid Edition).WB Soundres Co. Philadelphia-London-Toronto.

Payne, Junaidi, Charles M. Francis, Karen Phillipps., 1993. Panduan Lapangan Pengenalan Mamalia di Kalimantan, Sabah, Sarawak & Brunei Darussalam. Sri Nurani Kartikasari. (penerjemah). The Sabah Society and Wildlife Conservation Society. Jakarta.

Roots, C., 2006. Nocturnal Animals. New York : Greenwood Publishing Group.

Shine, R., Ambariyanto, PS Harlow, Mumpuni. 1999. Reticulated pythons in Sumatra, harvesting and sustainability. Biological Conservation. Jakarta.

Soeroso H & Soetadjo D. P., 2008. Usaha tani Jati Unggul Pola Bagi Hasil 5 Tahun Panen, cetakan IV. Jakarta.

Supardi, I., 1994. Lingkungan Hidup dan Kelestariannya Edisi Kedua. Cetakan I. Penerbit Alumni. Bandung.

Stuebing, R. B & R. F. Inger, 1999. A Field Guide to The Snakes of Borneo. Natural History Publications (Borneo). Kota Kinabalu.

Tate, G., 1947. Mammals of Eastern Asia. New York : MacMillan Company.

Tweedie, M. W. F., 1983. The Snakes of Malaya. The Singapore National Printers. Singapore.

Tweedie, M. W. F. and J. L. Harrison, 1988, Malayan Animal Life, Longman, Petaling Jaya, Selangor Darul Ehsan.

Wiersum, K. F., 1973. Wildlife Utilization and Management in Tropical Region Agricultural University. Nature Conservation Departemen. Wargeningen.

Downloads

Published

2017-11-25

How to Cite

Nugraha, T. H., Susdiyanti, T., & Setyaningsih, L. (2017). KEANEKARAGAMAN SATWA LIAR PADA TEGAKAN JATI UNGGUL NUSANTARA (JUN) UMUR 5 TAHUN DI KEBUN PERCOBAAN UNIVERSITAS NUSA BANGSA, BOGOR. Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry, 2(2), 143–154. https://doi.org/10.31938/jsn.v2i2.44

Metrics

Loading...