PENGELOLAAN KESEJAHTERAAN SATWA OPOSUM LAYANG (Petaurus Breviceps Waterhouse, 1838) DI PENANGKARAN CV SUGAR GLIDER BOGOR, JAWA BARAT

Main Article Content

Muhamad Ogi
Zainal Muttaqin
Sofian Iskandar

Abstract

Oposum layang adalah marsupial kecil yang mirip dengan tupai terbang, yang cukup populer dikalangan masyarakat dengan nilai ekonomi yang tinggi. Aspek kesejahteraan oposum layang harus diperhatikan dalam suatu usaha penangkaran. Mengingat tingkat kesejahteraan satwa akan berpengaruh pada hasil yang akan diperoleh dari suatu usaha penangkaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara dan pengamatan langsung serta penelusuran data sekunder. Wawancara yang dilakukan meliputi aspek pengelolaan penangkaran, pengelolaan pakan, kandang, dan kesehatan. Untuk penilain komponen tingkat kesejahteraan satwa dilakukan dengan metode total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pakan oposum layang di penangkaran CV Sugar Glider Bogor terdiri dari dua jenis, yaitu pakan utama dan pakan pendamping. Kandang oposum layang di penangkaran terbagi menjadi dua jenis yaitu kandang pembesaran anakan dan kandang indukan. Fasilitas kandang oposum layang terdiri dari alas kandang, sleeping pouch, tempat makan dan minum, juga mainan dan tenggeran. Riwayat penyakit sugar glider di penangkaran CV Sugar Glider Bogor yaitu diare, karang gigi, hind leg paralysis, dan kaki bengkak. Berdasarkan hasil penilaian kesejahteraan oposum layang, yang dilakukan memperoleh skor 2,52. Nilai tersebut termasuk dalam kategori baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ogi, M., Muttaqin, Z., & Iskandar, S. (2025). PENGELOLAAN KESEJAHTERAAN SATWA OPOSUM LAYANG (Petaurus Breviceps Waterhouse, 1838) DI PENANGKARAN CV SUGAR GLIDER BOGOR, JAWA BARAT. Jurnal Nusa Sylva, 24(1), 37–48. https://doi.org/10.31938/jns.v24i1.732
Section
Articles

Metrics

References

Afzalani, Muthalib, R. A., & Musnandar, E. (2008). Preferensi Pakan, Tingkah Laku Makan dan Kebutuhan Nutrien Rusa Sambar (Cervus unicolor) dalam Usaha Penangkaran di Provinsi Jambi. Media Peternakan, 31(2), 114–121.

Amadori, M., Stefanon, B., Sgorlon, S., & Farinacci, M. (2009). Immune system response to stress factors. Italian Journal of Animal Science, 8(SUPPL. 1), 287–299. https://doi.org/10.4081/ijas.2009.s1.287 Booth, R.J. (2011). Disorders and Diseases of Oposum layangs. Retrieved from http://www.merckvetmanual.com/petheal th/exotic_pets/sugar_gliders/disorders_an ddiseases_of_ sugar_gliders.html/ 2016.03.21

Animalia. (2023). Sugar Glider. https://animalia.bio/index.php/sugar-glider

Booth, RJ. 2020. Providing a Home for a Sugar Glider. Department of Environment and Resource Management, Queensland Parks and Wildlife Services.

Cholif, M. R. (2023). Kesejahteraan Burung Murai Batu (Copsychus Malabaricus, Scopoli 1788) Di Penangkaran Ciomas River View , Bogor , Jawa Barat. Skripsi. Fakultas Kehutanan, Universitas Nusa Bangsa

Cook CJ, DJ Mellor, PJ Harris, JR Ingram, LR Matthews. (2000). Hands-on and Hands-off Measurement of Stress. Di dalam: Moberg GP dan Mench JA. The Biology of Animal Stress. Wallingford Oxon: CABI Publishing. Hal: 123-146.

Corriveau, L A. (2020). Sugar Glider. Purdue University Veterinary Teaching Hospital Wellness Clinician.

Dierenfeld, E. S. (2009). Feeding Behavior and Nutrition of the Oposum layang (Petaurus breviceps). In Veterinary Clinics of North America - Exotic Animal Practice (Vol. 12, Nomor 2, hal. 209–215). https://doi.org/10.1016/j.cvex.2009.01.01 4

Dierenfeld, E. S., Thomas, D., & Ives, R. (2006). Comparison of Commonly Used Diets on Intake, Digestion, Growth, and Health in Captive Oposum layangs (Petaurus breviceps). Journal of Exotic Pet Medicine, 15(3), 218–224. https://doi.org/10.1053/j.jepm.2006.06.00 8

Eshar D. (2016). Husbandry and Medicine of the sugar glider. Exotics and Zoological Medicine Service College of Veterinary Medicine Kansas State University.

Farida, W. R., Sari, A. P., Handayani, T. H., & Inayah, N. (2019). Pengaruh Penambahan Buah - buahan dalam Pakan terhadap Perubahan Warna Rambut pada Oposum Layang (Petaurus breviceps) Jenis Classic Gray [The effect of fruits addition in the feed to hair discoloration on Oposum layangs (Petaurus breviceps) type Classic Gr. Jurnal Biologi Indonesia, 15(1), 65–74.

Farida, W. R., Sari, A. P., Nugroho, H. A., & Sofyani, U. (2016). Manajemen Pemberian Pakan, Reproduksi dan Bonding pada Oposum Layang (Petaurus breviceps) di Penangkaran Management of Feeding, Reproduction and Bonding on Oposum layang (Petaurus breviceps) in Captivity. Proceeding Biology Education Conference, 13(1), 606–610.

Fauziyyah, D., Aisy, A. R., Pertiwi, W. P., & Sahrir, D. C. (2019). Pemanfaatan Jangkrik Alam ( Gryllus Sp ) Sebagai Bahan Pakan Burung Murai Batu ( Copsychus Malabaricus ) Di Desa Pegagan. Seminar Nasional Pendidikan Sains,64–69. https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/snp s/article/view/12818.

Gustina Irwani. (2010). Kajian Pengelolaan Kesejahteraan Satwa Dan Pengembangan Pemanfaatannya Sebagai Obyek Wisata Di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang Sumatera Selatan.

Irfan, M., Agustian, D., & Hiroyuki, A. (2020). Gambaran Kesejahteraan Burung Murai Batu (Copsychus malabaricus) di Annafi Bird Farm, Cirebon, Jawa Barat. Indonesia Medicus Veterinus, 9(5), 683–694. https://doi.org/10.19087/imv.2020.9.5.68 3

Islahuddin, B. O. (2009). Penerapan Kesejahteraan Hewan Pada Tempat Penjualan Unggas Hidup Di Kota Bogor. Penerapan Kesejahteraan Hewan Pada Tempat Penjualan Unggas Hidup Di Kota Bogor, 5(3),1–8.http://eprints.uanl.mx/5481/1/102014999 5.PDF

JTabarearno, N. M., Wirawan, P. W., Adhy, S., Andi, S., Mukhlasin, H., Muhaemin, M., Nurhayati, S., Untuk, D., Salah, M., Syarat, S., Gelar, M., Teknik, S., Studi, P., Elektro, T., Martinench, A., Network, N., Php, W., Algoritma, M. Adhitya Putra, D.

K. T. (2019). NTitle. Rabit : Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab, 1(1), 2019.

https://doi.org/10.29303/jpm.1029

Keys, K. (2002). Oposum layang care and info. Retrieved from http://www. Animals for sale.com/redr html / 2015.09.27

Mubarak, S., Arlita, T., & Rahmi, E. (2021). Studi Tingkat Kesejahteraan Rusa Sambar (Rusa unicolor) Taman Rusa Sibreh, Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(4), 783–800. https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i4.1867 0

Palgrave, T., Heritage, C., Timothy, D. J., Nyaupane, G. P., Crooke, E., Raffestin, C., Butler, S. A., Publications, S., Eldem, E., HARVEY, D. C., Gill, R., HARVEY,

D. C., Castañeda, Q. E., Matthews, C. N., HARVEY, D. C., Fernández-kelly, E. P., Shefner, J., Hampton, M., Riley, M., Geismar, H. (2010). Kajian Pengelolaan Kesejahteraan Satwa Dan Pengembangan Pemanfaatannya Sebagai Obyek Wisata Di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang Sumatera Selatan.

Penangkaran sugar glider bogor (2024). Manajemen Penangkaran Oposum Layang. Bogor Jawa Barat

Perdirjen PHKA No.9/2011. (n.d.). [Ditjen PHKA] Direktorat Jenderal Pelestarian Hutan dan Konservasi Alam. 2011. Peraturan Direktur Jenderal Pelestarian Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) No. P.9/IV-SET/2011 tentang Pedoman Etika dan Kesejahteraan Satwa di Lembaga Konservasi Jakarta (ID): D.

Ritonga, M. I. A. (2021). Analisis Kontribusi Usaha Ternak Oposum layang Terhadap Pendapatan Keluarga Di Kota Medan.

Safitri, R. A. N., Nisa, S. A., Inayah, N., Nugraha, T. P., Suprihadi, A., Pujiyanto, S., Achmadi, A. S., Nditasari, A., & Saputra, S. (2021). Kajian Awal Potensi Oposum Layang (Petaurus Breviceps) Sebagai Reservoir Bakteri Zoonotik Dan Resistensi Antimikroba. Berita Biologi, 20(1), 81–92. https://doi.org/10.14203/beritabiologi.v2 0i1.3974

Setiawan, Wibiyanto. (2021). “Faktor Penentu Keberhasilan, Kontribusi, Nilai Ekonomi Dan Strategi Pengembangan Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas Banjarnegara.” [skripsi]. Perpustakan IPB University.

Sulistyowati, I. (n.d.). Kecernaan dan Efisiensi Pakan pada Oposum Layang (Petaurus breviceps) di Penangkaran.

Most read articles by the same author(s)